Bupati Lampung Selatan Buka Temu Teknis Sistem Pelaporan Penyuluh Pertanian

nataragung.id – KALIANDA – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) mengadakan acara Temu Teknis Sistem Pelaporan Penyuluh Pertanian tahun 2025.

Acara Temu Teknis yang dibuka langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, diikuti para Koordinator Penyuluh dan Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan digelar di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Kamis, (24/04/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh penyuluh pertanian yang telah bekerja keras menjadi ujung tombak dalam pembangunan sektor pertanian.

“Melalui kerja keras dan dedikasi para penyuluh, para petani mendapatkan pengetahuan, pendampingan, serta akses terhadap berbagai program pemerintah,” kata Bupati Egi.

Lebih lanjut Bupati Egi menyampaikan, sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah, yang ditunjukkan melalui berbagai pencapaian komoditas unggulan.

Salah satunya adalah komoditas padi dengan produksi sebesar 335.112 ton gabah kering giling (GKG) dan produktivitasnya mencapai 5,82 ton/hektar, sehingga menempatkan Kabupaten Lampung Selatan pada peringkat ke-4 di Provinsi Lampung.

“Agar semangat, tahun 2026 kita targetkan komoditas padi kita bisa meningkatkan dan menjadi peringkat ke-2 Se- Provinsi Lampung dalam produksi Padi,” ujar Bupati Egi.

Oleh karena itu, Bupati Egi mengingatkan, sistem pelaporan yang akurat dan berbasis teknologi akan menjadi landasan yang kuat untuk pembinaan petani yang efektif, terukur dan akuntabel.

“Pelaporan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi alat evaluasi serta bahan pengambilan kebijakan yang strategis,” imbuh Bupati Egi.

Untuk itu, Egi berharap, seluruh penyuluh agar senantiasa meningkatkan kemampuan diri, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun penguasaan teknologi.

“Semoga kegiatan ini menjadi titik awal bagi sistem pelaporan yang lebih baik dan akurat. Demi kemajuan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” kata Bupati Egi. (mara)

Langkah Kongkrit Pemkot Tangani Bencana Banjir di Panjang Utara

NATARAGUNG.ID, BANDAR LAMPUNG –Pemerintah Kota Bandar akan memasang Box Culvert sepanjang hampir 300 meter di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang. Hal itu disampaikan Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana Kamis 24 April 2025.

“Pembersihan sampah dan lumpur sudah hampir selesai. Selanjutnya Pemkot akan memasang Box Culvert hingga tembok pembatas Pelindo,” jelas Eva Dwiana, Walikota Bandar Lampung.

Sejak bencana yang terjadi Senin lalu, Pemerintah Kota Bandar Lampung hadir ditengah masyarakat Kelurahan Panjang Utara, bantuan uang tunai, makanan selama dua hari serta bantuan beras telah disalurkan.

“Kami fokus penanganan Bencana, Bunda mengajak PT. Pelindo untuk berkolaborasi menangani bencana banjir,” tambah Eva Dwiana.

Eva Dwiana menambahkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan membangun embung yang bekerjasama dengan Pemkab Lampung Selatan dan Pemkab Pesawaran.

“Pembangunan Embung juga akan dilakukan kedepan,” jelas Eva Dwiana.

Salam Nawawi, Warga RT 07 Kelurahan Panjang Utara meminta kepada PT. Pelindo untuk membuka serta memperbesar saluran air yang berdekatan di perkampungan warga.

“Dulu tahun 1990 saluran air di dalam komplek Pelindo itu lebarnya 4 meter. Sekarang ini gak sampai setengah meter,” jelas Nawawi sambil menunjukkan dokumen foto.

Dirinya menambahkan, warga sempatmeminta bantuan pamong setempat agar Pelindo bisa melakukan pelebaran saluran drainase.

“Aliran air di kampung kami menuju Pelindo. Gimana gak banjir kalau disana saluran nya kecil dan ditutup,” tutup Nawawi.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung. (*)

 

Pemprov Lampung dan PGRI Perkuat Komitmen Bangun Karakter Siswa Berakhlak dan Berprestasi

nataragung.id, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Lampung menguatkan komitmen untuk membangun karakter siswa siswi yang memiliki moralitas yang tinggi, berakhlak baik dan berprestasi, baik di level nasional maupun internasional.

“Guru hari ini mempunyai tantangan pergeseran karakter moral, emosional dan sosial dari para siswa siswi kita, tentu Ini salah satu dampak negatif dari keterbukaan informasi, kemajuan teknologi dan lain sebagainya, sehingga banyak yang mengalami pergeseran norma-norma yang ada pada siswa-siswi kita,” ucap Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal PGRI Provinsi Lampung sekaligus Pengukuhan Ibunda Guru Provinsi Lampung yang digelar di Gedung Kwarda Pramuka Lampung, Selasa (22/4/2025).

Jihan berpesan kepada seluruh guru yang hadir agar selalu menanamkan nilai-nilai akhlak, agama dan budaya luhur yang terkandung dalam pancasila kepada siswa/i sebagai benteng terhadap dampak negatif dari perubahan informasi dan teknologi yang sangat cepat di Era digital ini.

“Saya titip untuk dibekali nilai-nilai norma-norma yang telah ada yang terkandung dalam Pancasila kita, nilai-nilai agama, akhlak dan budaya kita, tentu Pemerintah Provinsi Lampung akan serius untuk bagaimana membersamai bapak/ibu guru dalam menciptakan program-program yang baik untuk menjaga moralitas siswa/i kita kedepan,” ungkapnya.

Jihan menambahkan bahwa selain dampak negatif dari kemajuan informasi dan teknologi saat ini, ada dampak positif berupa peluang besar yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan prestasi baik bagi guru maupun siswa di level nasional bahkan internasional.

Selain itu Jihan juga menyampaikan bahwa saat ini yang menjadi tantangan besar lainnya adalah mendorong kemandirian sekolah di Provinsi Lampung, dirinya berharap agar sekolah-sekolah di Provinsi Lampung dapat menciptakan kemandiriannya, sehingga mampu membangun sarana dan prasarana sekolah secara mandiri.

Di akhir, Jihan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sekuruh guru di Provinsi Lampung atas dedikasi tulus, ikhlas dan penuh cinta, sehingga menciptakan generasi-generasi yang luar biasa dari Provinsi Lampung yang akan terus mengukir prestasi prestasinya baik di kancah nasional bahkan internasional.

“Saya percaya bahwa guru yang hebat tidak takut zaman berubah, justru dia yang membentuk zaman itu, guru bukan yang paling tahu segalanya, Tetapi dia yang tidak pernah berhenti belajar agar bisa terus mengajar dengan cinta,” pungkasnya.

Dalam rangkaian acara halal bihalal ini, Pengurus Besar PGRI sekaligus mengukuhkan Purnama Wulan Sari Mirza sebagai Ibunda Guru Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar PGRI No. 27/Kep/PB/23/2025 tentang Penetapan Ibunda Guru Provinsi Lampung.

Purnama Wulan Sari Mirza menjadi Ibunda Guru yang pertama di Indonesia yang dikukuhkan oleh Pengurus Besar PGRI, Wulan merasa bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada PGRI atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Ibunda Guru Provinsi Lampung.

“Amanah ini bukanlah hanya sebagai penghormatan ataupun penghargaan semata, namun juga merupakan tanggung jawab moral dan pengabdian yang besar yang insya Allah akan saya laksanakan dengan tulus dan ikhlas, tugas ini tugas kita semua yang membutuhkan ketulusan dari hati kita, menuntut keikhlasan dan kejernihan hati kita semua, dan kekuatan kita untuk saling berkolaborasi dan bersinergi dan saling bergandengan tangan demi mewujudkan cita-cita bersama,” ujar Wulan Sari.

Wulan mengajak seluruh anggota dan Pengurus PGRI Provinsi Lampung untuk bersama-sama menjalin sinergi dan menciptakan harmonisasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dalam memajukan dunia pendidikan di Provinsi Lampung dan mendukung program-program Gubernur dan Wakil Gubernur lampung dalam bidang pendidikan untuk mewujudkan Lampung Maju dan Indonesia Maju.

“Marilah kita bersama-sama, menjadi Hebat bersama-sama dan bersama-sama kita memberi arti bagi dunia pendidikan di Provinsi Lampung, marilah kita memulai perjalanan ini dengan semangat baru,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua PGRI Provinsi Lampung, Sulpakar dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini Jumlah anggota PGRI di Provinsi Lampung sebanyak 120.580 orang yang terdiri dari 117.709 orang dibawah naungan Kemendikdasmen dan 2871 orang dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Editor  : Muhammad Arya

Gerakan Indonesia Menanam, Lampung Pacu Produksi Padi dan Serapan Gabah

nataragung.id, Metro — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dorong seluruh pemerintah daerah di Provinsi Lampung untuk menyongsong kemandirian pangan dan menyukseskan produk padi 3,5 juta ton.

“Kita menanam serentak ini agar ada semangat di seluruh provinsi Lampung bagaimana kita agar menyongsong ketahanan pangan, kemandirian pangan dan tahun ini kita sukseskan kegiatan produksi kita dari 2,7 juta ton tahun kemarin, menjadi 3,5 juta ton tahun ini,” ucap Gubernur Lampung.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Lampung dalam arahannya kepada 11 Pemerintah Kabupaten/Kota, dimana 10 diantaranya hadir secara daring dalam kegiatan Gerakan Indonesia Menanam (Gerina), di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari lahan sawah Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dan dilaksanakan secara serentak bersama 14 Provinsi di Indonesia.

Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopimda dan Kepala Daerah terus berupaya bahu membahu agar harga gabah dapat diserap di angka Rp.6.500,00 per kilogram secara merata di seluruh wilayah Lampung.

“Alhamdulillah kita sudah memberlakukan harga gabah di Rp.6.500,00 kami beserta Forkopimda, bupati bekerja keras, bahu membahu untuk mempertahankan bagaimana harga gabah ini bisa diterima, bisa diserap 6.500 baik dari Bulog maupun sektor usaha-usahanya,” lanjutnya.

“Ini tidak akan dicapai, kecuali kita turun langsung, kita bekerja keras, bahu membahu dalam menyukseskan program Bapak Presiden. Mari kita berkolaborasi, mari kita bersinergi, bekerja sama untuk menyukseskan program Pemerintah Pusat,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung juga terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana yang ada serta menciptakan ekosistem sehingga produk padi 3,5 juta ton dapat terwujud.

“Kita mengalami kendala karena sarana dan prasarana yang ada di Provinsi Lampung selama ini tidak tersedia untuk produksi yang sangat besar, tetapi ini sedang kami tangani terus menerus dan kami akan bentuk ekosistemnya agar meningkat sehingga sarana dan prasarana pasca panen baik pada perawatan itu bisa cukup sesuai dengan proyeksi kebutuhan produksi kita,” pungkasnya.

Menyambut baik kegiatan ini, Widianto (42) Ketua Kelompok Tani Ras 1 Tejosari mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini juga dapat segera dilakukan oleh petani lain didaerahnya.

“Seneng, terkejut juga karena ini acara dadakan. Mudah-mudahan petani lain cepet mengikuti tanam ini soalnya tanam ini kan kendalanya itu air, kemarin itu mati di bulan 7 jadi petani-petani lain harus segera melakukan percepatan tanam,” harapnya.

Editor  : Muhammad Arya

Gelar Halalbihalal, Bupati Egi Minta Kepala Desa Gali Potensi dan Wisata Lokal

nataragung.id – KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) meminta para kepala desa di Bumi Khagom Mufakat untuk menggali potensi desa termasuk potensi pariwisata lokal yang ada di wilayah masing-masing.

Pesan itu disampaikan Bupati Egi dalam acara rapat koordinasi sekaligus halalbihalal dengan kepala desa, lurah, dan camat se-Kabupaten Lampung Selatan, di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Rabu, 23 April 2025, yang juga turut dihadiri Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar.

Bupati Egi meminta kepada camat dan kepala desa untuk memiliki perencanaan inovasi yang progresif, program inovatif, dan dapat mengubah tantangan menjadi peluang. Karena salah satu keberhasilan pembangunan daerah sangat didukung oleh inovasi yang muncul dari desa.

“Jadi mulai sekarang camat dan kepala desa bergerak, apa saja yang bisa dikembangkan di desanya yang nanti dapat dikelola oleh Bumdes. Sehingga desa itu bisa berkembang dan bisa menjadi desa mandiri,” kata Bupati Egi.

Lebih lanjut Bupati Egi menyampaikan, terkait pentingnya sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama dalam perekonomian daerah. Karena potensi desa tidak hanya terbatas pada sektor pertanian, tetapi juga termasuk potensi pariwisata yang memiliki nilai ekonomi dan sosial tinggi.

Menurutnya, potensi pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan sangat besar, mulai dari pantai-pantai yang eksotis hingga wisata alam lainnya yang perlu dikembangkan lebih lanjut.

“Pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang harus terus didorong. Oleh karena itu, saya berharap seluruh kepala desa dan camat dapat berkolaborasi dalam menggali potensi wisata yang ada di wilayah masing-masing,” ujar Bupati Egi.

Disamping itu, Bupati Egi berharap, para kepala desa dapat meningkatkan kinerjanya lebih maksimal. Bisa menjadi pemimpin desa yang inovatif, kreatif, dan mampu membawa perubahan desa menjadi lebih maju, agar berdampak kepada kesejahteraan masyarakatnya.

“Melalui forum silaturahmi ini, kita bisa bertukar ide, mengevaluasi capaian, dan menyusun langkah strategis untuk kesejahteraan masyarakat. Agar visi dan misi Kabupaten Lampung Selatan 2025-2030 dapat sukses dan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah menyampaikan, acara halalbihalal tersebut dihadiri camat dari 17 kecamatan serta 226 kepala desa dan 4 lurah di Kabupaten Lampung Selatan.

“Acara ini bertujuan untuk mempererat silahturahmi dengan seluruh camat, kepala desa dan lurah. Sekaligus menyinkronkan program pemerintah kabupaten dengan desa, agar tercipta harmonisasi dan kesamaan tujuan dalam pembangunan Lampung Selatan,” katanya. (mara)

Pemkab Lampung Selatan Dorong Transparansi Digital Lewat Bimtek Audit Keamanan SPBE

nataragung.id – KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan digital yang transparan dan akuntabel.

Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Audit Keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), melalui kolaborasi Inspektorat Kabupaten dan Dinas Komunikasi dan Informatika, di Aula Rimau, Kantor Bappeda setempat, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan tersebut tidak hanya menyoroti aspek teknis pengamanan sistem elektronik, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memastikan keterbukaan informasi serta akuntabilitas di era pemerintahan digital.

Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Lampung Selatan, Anton Carmana dalam sambutannya menekankan bahwa audit keamanan SPBE merupakan upaya untuk menjamin sistem pemerintahan digital dapat berjalan secara objektif dan dapat diawasi publik.

“Audit ini bukan hanya soal teknis keamanan, tapi bagaimana sistem pemerintahan digital kita bisa diawasi secara terbuka oleh masyarakat,” ujar Anton.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Plt Kepala Bidang Persandian, Pos, dan Telekomunikasi, Aufa Yunardi menjelaskan, bahwa tujuan utama SPBE adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, terukur, terpercaya, dan terarah.

Aufa menambahkan, bahwa dalam penilaian indeks SPBE terdapat 47 indikator yang digunakan oleh Kementerian PAN-RB untuk mengevaluasi kinerja SPBE di setiap instansi pemerintah.

“Indikator-indikator ini menilai tingkat kematangan implementasi SPBE, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas proses bisnis, serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan perumusan kebijakan publik,” kata Aufa.

Audit keamanan SPBE sendiri mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 dan melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai narasumber utama dalam bimtek itu.

Sinergi antara Inspektorat Kabupaten dan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi digital pemerintahan, sekaligus membangun sistem layanan publik yang semakin andal dan terbuka. (mara)

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Umumkan Seleksi Terbuka Jabatan Sekretaris Daerah 

nataragung.id – LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan resmi mengumumkan dimulainya proses seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), Rabu (23/4/2025).

Pengumuman tersebut menandai dimulainya pencarian sosok baru untuk mengisi posisi strategis di lingkup pemerintahan kabupaten tersebut.

Seleksi terbuka ini diumumkan berdasarkan surat nomor: 800.1.2.6/01/pansel-JPTP-LS 2025 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025. Pengumuman mulai berlaku sejak pukul 00.00 WIB dini hari tadi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Lampung Selatan, Tirta Saputra, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengumuman seleksi ini disampaikan melalui website resmi Pemkab dan dibarengi dengan pembukaan masa pendaftaran selama 15 hari ke depan.

“Iya, jadi pengumuman itu dibarengi dengan jadwal pendaftaran selama 15 hari,” ujar Tirta, Rabu (23/4).

Sejak Desember 2024, jabatan Sekda Lampung Selatan dijabat sementara oleh Intji Indriati sebagai Penjabat (Pj) Sekda. Ia juga menjabat definitif sebagai Asisten Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten.

Dalam proses seleksi ini, Pemkab Lampung Selatan membentuk tim panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari unsur pejabat Pemerintah Provinsi Lampung dan kalangan akademisi.

“Ya, dalam seleksi terbuka JPTP Sekda Lampung Selatan, pemerintah melibatkan tim pansel,” tambah Tirta.

Dengan dimulainya seleksi terbuka ini, diharapkan dapat menjaring figur yang kompeten dan berintegritas tinggi untuk mengemban tugas sebagai Sekda Lampung Selatan. (mara)

Bupati Egi Ikut Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi Secara Daring Bersama Presiden Prabowo

nataragung.id – LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), beserta Wakil Bupati, Muhammad Syaiful Anwar, dan jajaran Forkopimda mengikuti Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi sentra utama padi di Indonesia.

Gerakan nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Acara tanam padi dipusatkan di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu, gerakan tanam padi di Kabupaten Lampung Selatan dilaksanakan oleh Bupati Radityo Egi Pratama di Desa Banjarsari, Kecamatan Way Sulan, pada Rabu (23/4/2025).

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan, Gerakan Tanam Padi tersebut menandai upaya konkret dari pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian daerah di Indonesia, terutama yang merupakan sentra utama pangan.

Melalui gerakan itu, Prabowo berharap, mampu menjadi titik balik penguatan sektor pertanian nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani, sebagai garda terdepan penyedia pangan bangsa.

“Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Bahkan, sekarang kita sudah bisa membantu negara lain, tetangga kita, dari sisi kemanuasiaan,” kata Prabowo dalam siaran zoom meeting.

Presiden Prabowo juga berpesan, agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu perekonomian Indonesia yang melemah. Menurutnya, selama sektor produksi pangan kuat, negara akan tetap aman dan kaya.

“Ingat, negara yang kuat adalah yang pertaniannya kuat, yang petaninya makmur, bisa punya rumah yang bagus, punya mobil, anaknya sekolah yang bagus. Di depan mata, ekonomi kita kuat dan akan lebih kuat, semua kekayaan indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Sementara itu, sejalan dengan program Pemerintah Pusat, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berkomitmen untuk memajukan sektor ketahanan pangan di wilayahnya.

Egi mengungkapkan, dengan luas lahan pertanian 38 ribu hektar, Lampung Selatan menjadi salah satu sentra produksi pangan utama di Provinsi Lampung.

Oleh sebab itu, modernisasi alat dan teknik pertanian menjadi langkah penting untuk meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani.

“Tadi kita masih tanam mundur. Saya akan upayakan alat tanam mesin, supaya efektivitasnya lebih meningkat. Kabupaten Lampung Selatan mempunyai lahan kurang lebih 38 ribu hektar, urutan ke-2 setelah Lampung Tengah,” kata Egi. (mara)

Bhayangkara FC Pindah ke Lampung, Ganti Nama Jadi Bhayangkara Presisi Lampung FC

nataragung.id, Jakarta —- Bhayangkara FC pindah ke Lampung. The Guardian juga mengganti namanya menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Bhayangkara FC baru menggelar konferensi pers dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Sesi jumpa media itu berlangsung di salah satu restoran di Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025).

 

Bhayangkara FC akan berkandang di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Stadion itu tengah direnovasi dan bakal selesai pada Juni 2025.

“Atas seizin Pak Kapolri, kami bersama-sama membesarkan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Saya punya keyakinan besar ketika kami bermarkas di Lampung,” ujar CEO Bhayangkara FC, Agus Suryonugroho kepada wartawan.

Respons Gubernur Lampung

Sementara itu, Pemprov Lampung menyambut positif kehadiran Bhayangkara FC di Lampung. Apalagi, Lampung sudah lama tidak punya wakil di Liga 1.

 

“Saya senang sekali pada hari ini karena Bhayangkara FC resmi berlabih ke Lampung. Sebuah kebanggaan bagi Lampung dan langkah besar bagi masyarakat kami dan sepak bola di provinsi kami,” kata Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

 

“Pesan kami, mewakili masyarakat Lampung, dengan hadirnya Bhayangkara FC di Lampung, kami mempersiapkan stadion supaya enak, nyaman, dan tempat yang baik untuk Bhayangkara FC,” tambahnya.

Sepertinya yang diketahui bersama bahwa

Bhayangkara FC kembali ke Liga 1 untuk musim depan. The Guardian promosi setelah menjadi runner-up Pegadaian Liga 2 2024/2025.

Untuk Liga 2 2025/2026, Bhayangkara FC tengah mengincar empat pelatih. Dalam waktu dekat, The Guardian bakal mengumumkan peracik strategi untuk Indra Kahfi dan kawan-kawan.

Bhayangkara FC juga menyiapkan kejutan besar di bursa transfer musim depan. The Guardian engan main-main mengingat targetnya adalah tiga besar.

 

Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Seluruh Dinas Terkait Tangani Dampak Banjir di Panjang Utara

nataragung.id, Bandar Lampung, 22 April 2025 — Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda wilayah Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang. Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memerintahkan sejumlah instansi untuk turun langsung ke lokasi guna membantu masyarakat yang terdampak.

Dalam keterangannya, Walikota Eva Dwiana menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Kesehatan untuk memberikan bantuan sesuai tupoksi masing-masing.

“Tim masih berada di lokasi, ada yang membersihkan sisa lumpur dan ada yang bertugas untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat,” jelas Walikota yang akrab disapa Bunda Eva.

Pembersihan dilakukan di sejumlah titik yang masih dipenuhi lumpur dan sampah pascabanjir. Petugas Damkar dan BPBD dikerahkan untuk menyemprotkan air ke ruas-ruas jalan, sementara DLH dan Satpol PP membantu membersihkan sampah dan puing. Dinas Kesehatan membuka layanan pengobatan gratis bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.

Selain bantuan tenaga dan layanan, Pemkot Bandar Lampung juga menyalurkan bantuan uang tunai kepada warga yang menjadi korban banjir terparah. Bantuan tersebut diberikan secara langsung ke masing-masing rumah tangga terdampak.

“Masing-masing rumah mendapatkan bantuan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga,” ujar Eva Dwiana.

Tak hanya fokus pada penanganan dampak, Pemkot juga mulai menyusun langkah antisipatif untuk mencegah banjir serupa terjadi kembali di masa depan. Eva menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT Pelindo untuk memperbaiki infrastruktur drainase di wilayah sekitar pelabuhan.

“Pelindo sudah diminta untuk menambah minimal dua saluran air. Dengan harapan mampu menampung debit air saat hujan deras terjadi,” jelasnya.

Eva berharap langkah-langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka menengah dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Panjang Utara.

Editor  : Muhammad Arya