Prestasi Gemilang FARROS AISY RAUDHO Lolos Seleksi Paskibraka Kota Bandar Lampung, Masuk Kandidat Tingkat Provinsi

nataragung.id, Bandar Lampung — Prestasi membanggakan diraih oleh Farros Aisy Raudho, siswa SMA Al-Azhar 3 Kota Bandar Lampung. Dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bandar Lampung Tahun 2025, Farros berhasil lulus. Prestasi ini mengantarkannya menjadi kandidat untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Lampung.

Farros, anak pertama dari pasangan Ali Usman dan Santi Y, lahir pada 5 Maret 2009. Ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan, seperti sepak bola, baris-berbaris, berenang, dan badminton. Selain membuat fisik yang prima, bakat dan semangatnya dalam bidang olahraga serta kedisiplinan menjadi bekal kuat selama proses seleksi yang ketat.

Seleksi Paskibraka tingkat kota ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di Bandar Lampung. Hanya peserta terbaik yang terpilih untuk mewakili kota ke tingkat provinsi, dan Farros termasuk salah satunya.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA Al-Azhar 3, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Bandar Lampung untuk terus berprestasi, berdisiplin, dan mengabdi kepada bangsa dan negara.

Tahapan seleksi tingkat provinsi akan segera digelar, dan Farros siap memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Kota Bandar Lampung di tingkat yang lebih tinggi.

Editor : Muhammad Arya

 

Walikota Bandar Lampung Siap Berdialog Dengan Pendemo

nataragung.id, Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana siap berdialog langsung dengan 8 pendemo
yang menyuarakan aspirasi di depan kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk mendengarkan keluhan dan masukan warga secara terbuka dan transparan.

“Setelah acara Bunda mau ketemu dengan masyarakat yang melakukan Aksi. Awal mula mau tapi setelah mereka berdialog rencana itu ketemu dibatalkan,” jelas Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Saat di konfirmasi jumat 25 April.

Menurut Bunda Eva Pemerintahan Kota Bandar Lampung telah menyiapkan solusi penanganan Bencana banjir yang akan disampaikan kepada massa aksi.

“Ini sudah Bunda siapkan, paparan ketika mereka tanya solusi kongkrit penanganan bencana banjir. Mulai dari normalisasi saluran air, pembuatan embung, Penertiban bangunan liar diatas sungai hingga penghijauan,” jelas Eva Dwiana.

Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP menjelaskan, setelah menyapa masyarakat di Kecamatan Enggal, Walikota Eva Dwiana datang kekantor untuk menemui Pendemo.

“Yang melakukan demo teridentifikasi
beralamat luar Bandar Lampung, tadi Bunda sudah mau bertemu mendengar aspirasi mereka. Tapi setelah mereka berdiskusi tiba-tiba batal, setelah itu mereka membubarkan diri,” jelas Rizki.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

Editor  : Muhammad Arya

Meriahkan HUT ke-61, Pemprov Lampung Gelar Lomba Senam Kreasi untuk Tingkatkan Solidaritas dan Semangat Hidup Sehat

nataragung.id, Bandar Lampung —  Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Lomba Senam Kreasi dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung yang ke-61 tahun 2025 bertempat di Halaman Kantor Gubernur, Jumat (25/04/2025).

Senam Kreasi dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung yang ke-61 tahun 2025 dibuka langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza serta diikuti oleh 20 OPD Provinsi Lampung.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai perayaan, namun merupakan momentum untuk menjaga solidaritas antar OPD Provinsi Lampung.

“Ini bukan hanya sebagai momentum perayaan hari jadi Provinsi Lampung, tetapi sebagai momentum untuk kita semua, cara untuk kita semua berkumpul bersama, saling menjaga kebersamaan, saling menjaga kekompakan, menjaga harmonisasi, menjaga kerjasama dan solidaritas antar OPD Provinsi Lampung,” ucapnya.

Purnama Wulan Sari berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik.

“Ada banyak sekali manfaat yang sangat positif untuk kita semua, untuk ibu-ibu semua. Melalui kegiatan ini, saya sangat mengharapkan kita semua dapat meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini juga sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa olahraga rutin merupakan langkah strategis menuju masa depan bangsa yang kuat.

“Kegiatan olahraga yang dilaksanakan di Provinsi Lampung kita ini merupakan salah satu langkah strategis untuk dapat mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045 dengan 70% masyarakat berpartisipasi aktif, berolahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan durasi 60 menit,” tekannya.

Diakhir, Purnama Wulan Sari berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang yang menyenangkan serta dapat meningkatkan kekompakan antar OPD.

“Saya sangat berharap lomba senam kreasi ini dapat menjadi ajang yang sangat menyenangkan, dapat membangkitkan motivasi kita semua untuk terus menjaga kesehatan dan kebugaran serta meningkatkan semangat kerjasama dan silaturahmi yang kompak antar OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Adapun pemenang dalam Lomba Senam Kreasi 2025 ini diraih oleh:

Juara I, No. Dada 02 : Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Prov. Lampung
Juara II, No. Dada 10 : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Lampung
Juara III, No. Dada 19 : Badan Kepegawaian Daerah Prov. Lampung

Juara Harapan I, No. Dada 13 : RSUD Bandar Negara Husada
Juara Harapan II, No. Dada 03 : Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Prov. Lampung
Juara Harapan III, No. Dada 16 : Dinas Kesehatan Prov. Lampung

Kategori lainnya:

Kostum Terbaik, No. Dada 08 : Biro Umum Prov. Lampung

Terfavorit, No. Dada 01 : Dinas Perhubungan Prov. Lampung

Editor  : Muhammad Arya

Meriahkan HUT ke-61, Pemprov Lampung Gelar Lomba Senam Kreasi untuk Tingkatkan Solidaritas dan Semangat Hidup Sehat

nataragung.id, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Lomba Senam Kreasi dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung yang ke-61 tahun 2025 bertempat di Halaman Kantor Gubernur, Jumat (25/04/2025).

Senam Kreasi dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung yang ke-61 tahun 2025 dibuka langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza serta diikuti oleh 20 OPD Provinsi Lampung.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai perayaan, namun merupakan momentum untuk menjaga solidaritas antar OPD Provinsi Lampung.

“Ini bukan hanya sebagai momentum perayaan hari jadi Provinsi Lampung, tetapi sebagai momentum untuk kita semua, cara untuk kita semua berkumpul bersama, saling menjaga kebersamaan, saling menjaga kekompakan, menjaga harmonisasi, menjaga kerjasama dan solidaritas antar OPD Provinsi Lampung,” ucapnya.

Purnama Wulan Sari berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik.

“Ada banyak sekali manfaat yang sangat positif untuk kita semua, untuk ibu-ibu semua. Melalui kegiatan ini, saya sangat mengharapkan kita semua dapat meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini juga sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa olahraga rutin merupakan langkah strategis menuju masa depan bangsa yang kuat.

“Kegiatan olahraga yang dilaksanakan di Provinsi Lampung kita ini merupakan salah satu langkah strategis untuk dapat mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045 dengan 70% masyarakat berpartisipasi aktif, berolahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan durasi 60 menit,” tekannya.

Diakhir, Purnama Wulan Sari berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang yang menyenangkan serta dapat meningkatkan kekompakan antar OPD.

“Saya sangat berharap lomba senam kreasi ini dapat menjadi ajang yang sangat menyenangkan, dapat membangkitkan motivasi kita semua untuk terus menjaga kesehatan dan kebugaran serta meningkatkan semangat kerjasama dan silaturahmi yang kompak antar OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Adapun pemenang dalam Lomba Senam Kreasi 2025 ini diraih oleh:

Juara I, No. Dada 02 : Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Prov. Lampung
Juara II, No. Dada 10 : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Lampung
Juara III, No. Dada 19 : Badan Kepegawaian Daerah Prov. Lampung

Juara Harapan I, No. Dada 13 : RSUD Bandar Negara Husada
Juara Harapan II, No. Dada 03 : Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Prov. Lampung
Juara Harapan III, No. Dada 16 : Dinas Kesehatan Prov. Lampung

Kategori lainnya:

Kostum Terbaik, No. Dada 08 : Biro Umum Prov. Lampung

Terfavorit, No. Dada 01 : Dinas Perhubungan Prov. Lampung

Editor  : Muhammad Arya

Mengenal Masyarakat Adat Lampung Pepadun

nataragung.id – JELAJAH NUSANTARA – Masyarakat adat Lampung Pepadun, adalah salah satu dari dua kelompok adat besar dalam masyarakat Lampung. Masyarakat ini mendiami daerah pedalaman atau daerah dataran tinggi Lampung.

Berdasarkan sejarah perkembangannya, masyarakat Pepadun awalnya berkembang di daerah Abung, Way Kanan, dan Way Seputih (Pubian). Kelompok adat ini memiliki kekhasan dalam hal tatanan masyarakat dan tradisi yang berlangsung dalam masyarakat secara turun-temurun.

Masyarakat Pepadun menganut sistem patrilineal keturunan bapak. Dimana Masyarakat Pepadun menganut sistem kekerabatan patrilineal yang mengikuti garis keturunan bapak.

Dalam suatu keluarga, kedudukan adat tertinggi berada pada anak laki-laki tertua dari keturunan tertua, yang disebut “Penyimbang.” Gelar Penyimbang ini sangat dihormati dalam adat Pepadun karena menjadi penentu dalam proses pengambilan keputusan.

Status kepemimpinan adat ini akan diturunkan kepada anak laki-laki tertua dari Penyimbang, dan seperti itu seterusnya.
Berbeda dengan suku Lampung pesisir Saibatin yang memiliki budaya kebangsawanan yang kuat, Pepadun cenderung berkembang lebih egaliter dan demokratis.

Status sosial dalam masyarakat Pepadun tidak semata-mata ditentukan oleh garis keturunan. Setiap orang memiliki peluang untuk memiliki status sosial tertentu, selama orang tersebut dapat menyelenggarakan upacara adat Cakak Pepadun.

Gelar atau status sosial yang dapat diperoleh melalui Cakak Pepadun di antaranya gelar Suttan, Raja, Pangeran, dan Dalom. Melalui upacara adat Cakak Pepadun, setiap orang dapat mencapai status sosial tertentu.

Nama “Pepadun” berasal dari perangkat adat yang digunakan dalam prosesi Cakak Pepadun. “Pepadun” adalah bangku atau singgasana kayu yang merupakan simbol status sosial tertentu dalam keluarga.

Prosesi pemberian gelar adat “Juluk Adok” dilakukan di atas singgasana ini. Dalam upacara tersebut, anggota masyarakat yang ingin menaikkan statusnya harus membayarkan sejumlah uang “Dau” dan memotong sejumlah kerbau.

Prosesi Cakak Pepadun ini diselenggarakan di Rumah Sessat dan dipimpin oleh seorang Penyimbang atau pimpinan adat yang posisinya paling tinggi.

Bagaimana kondisi masyarakat adat Lampung Pepadun di Kabupaten Lampung Selatan? Secara umum masyarakat adat Lampung Pepadun di Lampung Selatan ada dua bagian atau kelompok. Yaitu Marga Pubian BukukJadi dan Masyarakat Adat Pepadun Abung.

Masyarakat Adat Lampung Pepadun Marga Pubian BukukJadi mayoritas berada di Kecamatan Natar yaitu di Desa Rulung Helok, Mandah, Haduyang, Banjar Negeri, Branti, Merak Batin, Natar, Pemanggilan dan Haji Mena. Sedangkan Masyarakat Adat Pepadun Abung ada di Desa Negararatu dan Muara Putih.

Meskipun demikian, pada Kecamatan Jati Agung, Tanjung Sari, Tanjung Bintang dan Merbau Mataram, juga ada beberapa desa yang di diami oleh Masyarakat Adat Pepadun, baik dari Pubian maupun dari Abung, meskipun keberadaan mereka tidaklah sebanyak yang ada di kecamatan Natar.
——.
Sumnber : Indonesiakaya.
Editor : SyahidanMh

Bupati Egi Salurkan Bantuan RTLH untuk Korban Rumah Ambruk di Desa Kertosari Kecamatan Tanjung Sari

nataragung.id – TANJUNG SARI – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga yang rumahnya ambruk di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Jumat (25/4/2025).

Diketahui, rumah Sumarni (50), warga Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dua minggu sebelum Idulfitri 1446 H lalu. Tiupan angin kencang membuat sebagian rumah geribik Sumarni ambruk.

Mendapat bantuan RTLH langsung dari Bupati Lampung Selatan, Sumarni tak kuasa menahan haru. Sumarni mengaku senang dan bersyukur. Dirinya sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

“Saya sangat terima kasih, sangat bersyukur sekali. Terima kasih pak, semoga pak bupati dimudahkan rezekinya, diangkat derajatnya. Untuk kami masyarakat-masyarakat miskin tolong dibantu pak bupati,” kata Sumarni saat menerima bantuan.

Selama bertahun-tahun, Sumarni yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang kecil tinggal di rumah tidak permanen yang kondisinya sangat memperihatinkan. Mulai dari atap yang bocor, dinding geribik bambu yang mulai lapuk hingga lantai tanah.

“Saya merasa sangat bersukur, karena kalau saya usaha sendiri belum tentu bisa secepat ini. Saya memang usaha dagang tapi kecil-kecilan. Laku saya setor nggak laku saya pulangin, karena belum punya modal,” tutur Sumarni.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, merasa sangat prihatin melihat kondisi rumah dan kesulitan atas musibah yang menimpa warganya.

Egi juga mengatakan, Pemkab Lampung Selatan akan terus concern dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui perbaikan RTLH sebanyak 455 rumah.

“Insyaalllah rumahnya bisa cepet jadi, semoga berkah ya bapak ibu. Ini juga ada bantuan sembako. Mudah-mudahan nanti program dari pemerintah bisa bermanfaat, rumah bisa lebih layak huni, dan menjadikan keluarga sakinah, mawadah, warohmah,” ujar Bupati Radityo Egi saat menyerahkan bantuan perbaikan RTLH senilai Rp20 juta. (mara)

Gubernur Mirza Rombak 59 Pejabat Eselon III, Berikut Daftar Namanya

“Saya minta saudara-saudara bekerja dengan semangat tinggi, penuh tanggung jawab, dan menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing,” tegas Mirza dalam sambutannya.

Pelantikan ini mencakup posisi strategis mulai dari kepala bidang, sekretaris dinas, hingga kepala UPTD lintas sektor: pendidikan, kesehatan, kehutanan, pariwisata, peternakan, hingga pendapatan.

“Saya minta saudara-saudara bekerja dengan semangat tinggi, penuh tanggung jawab, dan menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing,” tegas Gubernur Mirza dalam sambutannya.

Pelantikan ini mencakup posisi strategis mulai dari kepala bidang, sekretaris dinas, hingga kepala UPTD lintas sektor: pendidikan, kesehatan, kehutanan, pariwisata, peternakan, hingga pendapatan daerah.

Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik:

Chandra Sukma – Kabag Tata Usaha Biro Adpim Setdaprov

Destiny Syarimianti – Kabid Pengembangan Ekraf, Disparekraf

Dr. Lakoni – Kabid Penegakan Perda, Satpol PP

Indra Sanjaya – Kabag Protokol Biro Adpim

Rohayat – Kabid Pemerintahan Desa & Kelurahan, DPMDT

Ibnu Hajar – Ka. UPTD Pembibitan Ternak Kambing Saburai

Dwi Retno Mulyaningrum – Kabid Prasarana & Sarana Peternakan

Endi Apriyadi – Sekretaris DPMPTSP

Dendy Mashuri – Sekretaris Disparekraf

Dian Ekawati – Ka. Cabang Dinas ESDM Wilayah IV

Dedhi Irawan – Kabag TU Biro Umum

Ummu Hanifa – Kabid Pengendalian Penduduk & KB

M. Jauhari – Kabid Ketahanan Ekososbud dan Ormas, Kesbangpol

M. Zaimuddin Akbar – Ka. UPTD Bapenda Wilayah XI Tulang Bawang

Agung Mulyanto – Ka. Cabang Dinas ESDM Wilayah V

Tarsi Juliawan – Kabag Administrasi Keuangan dan Aset

Andi Arafat – Sekretaris Bappeda

Dini Marini – Sekretaris BPKAD

Syafriyadi – Ka. UPTD Museum Ketransmigrasian

Lingga Sakti Damayanti – Sekretaris Dinas Kehutanan

Donna Febiola Indriani – Kabid Non Pajak Bapenda

Hendra Siswanto – Kabid Pemberdayaan Industri

Azah Rawan Sangun – Ka. UPTD Bapenda Wilayah V Lampung Timur

Rodi Hayani Samsun – Ka. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II

Dedy Firmanto – Ka. UPTD Bapenda Wilayah XIV Lampung Barat

Riyadi Amron – Ka. UPTD Bapenda Wilayah VII Pringsewu

Yulia Fitriani – Kabid Ketransmigrasian

Mohammad Arifin – Ka. UPTD Bapenda Wilayah VI Lampura

Mustapa Kamil – Ka. UPTD Bapenda Wilayah IX Pesisir Barat

Yohanes – Ka. UPTD KPH Batu Serampok

SM Dwi Tyastuti Andrias Nirmalawati – Sekretaris BPSDM

Ade Safari – Kabid Pengembangan Kompetensi Teknis Inti BPSDM

Iwan Barmansyah – Ka. UPTD Panti Lansia Tresna Werdha

Budi Sofyan – Kabid Pengadaan & Informasi Kepegawaian BKD

Rendi Reswandi – Kabid Mutasi & Promosi ASN BKD

Seppriadi – Kabid Pengembangan Kompetensi ASN BKD

Linovski Adam – Kabid Evaluasi Kinerja Aparatur BKD

Yan Thohir – Kabid Pengawasan & Pemeriksaan Koperasi

Dr. Mohammad Syafrizal – Sekretaris Dishub

Yos Sailendra Ahmad Rasti – Kepala Badan Penghubung

dr. Siska Lania – Ka. UPTD Balai Pelatihan Kesehatan

dr. Asih Hendrastuti – Kabid Keperawatan RSUD Abdul Moeloek

Hendika Jaya Putra – Kabid Penyuluhan & Pemberdayaan Kehutanan

Wahyudi – Ka. UPTD Pengawasan Mutu Pangan

Ir. Vieke Sandranita – Kabid Hortikultura

Saprul Al Hadi – Kabid Pengelolaan Aset Daerah

Meydiandra Eka Putra – Kabid Perencanaan Makro Bappeda

Derry Martha Saputra – Kabid Pembinaan Bapenda

Surya Aprina Suud – Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Muliansah – Ka. Cabang Dinas ESDM Wilayah VI

Yulius Wirawan – Kabid Hubungan Industrial Disnaker

Soleha Hardiana Yulianti – Ka. UPTD Bapenda Wilayah III

Dodi Roza S. Riadi – Kabag Keuangan Sekretariat DPRD

Anthoni – Ka. UPTD BLK Way Abung

Editor  : Muhammad Arya

Sesuai Instruksi Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Lurah Sukabumi Indah M. Ridwan. S.STP dan Jajaran Melakukan Pengangkatan Sedimentasi

NATARAGUNG.ID, BANDAR LAMPUNG — Sesuai Intruksi Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Camat Sukabumi Syahrial, Lurah Sukabumi Indah Muhammad Ridwan, S.STP dan Pamong serta jajaran melaksanakan kegiatan pengangkatan sedimentasi di drainase Jl. Soekarno Hatta RT. 02 LK. 1 Kel. Sukabumi Indah Kec. Sukabumi, Jum’at (25/04/2025).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menormalisasi aliran air yang tersumbat akibat terlalu banyak sampah yang dibuang di drainase oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

Hal ini disampaikan oleh Lurah Sukabumi Indah Muhammad Ridwan, S.STP yang berada dilokasi kegiatan pelaksanaan pengangkatan sedimentasi di drainase.

“Hari ini kami melakukan kegiatan pengangkatan sedimentasi di drainase Jl. Seokarno Hatta RT. 02 LK. 1 Kecamatan Sukabumi Kelurahan Sukabumi Indah sesuai intruksi Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana. Camat, Lurah, dan Pamong ikut berpartisipasi dalam hal ini.” ujar muhammad ridwan

“Harapan kami setelah kami melakukan kegiatan pengangkatan sedimentasi yang ada di drainase dihimbau kepada masyarakat kedepannya jangan membuang sampah sembarangan apalagi di buang di drainase yang akan menyumbat aliran air yang mengalir yang akan mengakibatkan banjir. Dan menghimbau kepada masyarakat khususnya di kelurahan sukabumi indah agar menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan terutama di drainase dan juga harapan saya seluruh perusahaan yang ada di sepanjang jalan soekarno hatta juga ikut bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. ” Tegas muhammad ridwan.

Hal ini tambah Lurah sukabumi indah yang mengakibatkan terjadinya banjir adalah salah satunya prilaku oknum masyarakat yang membuang sampah di sembarangan tempat terutama di drainase. Sehingga mengakibatkan saluran air tersumbat dan terjadinya banjir. ( Tim).

Wabup Syaiful Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXIX

nataragung.id – KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIX tahun 2025. Upacara berlangsung di Lapangan Korpri, Kalianda, kompleks Pemkab setempat, Jumat (25/4/2025).

Upacara dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar serta dihadiri Dandim 0421/LS, Letkol Esnan Haryadi berserta perwakilan Forkopimda lainnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.”

Turut hadir juga dalam upacara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta para pejabat utama, kepala perangkat daerah, dan seluruh camat.

Sebagai pembina upacara, Wabup Syaiful mengatakan, momen peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX bukan hanya sebuah rutinitas seremoni tahunan.

“Tetapi lebih dari itu, momen ini merupakan kesempatan bagi kita untuk merenungkan kembali makna otonomi yang selama hampir tiga dekade ini telah menjadi fondasi penting dalam sistem pemerintahan kita,” kata Wabup Syaiful saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut Wabup Syaiful menyampaikan, melalui otonomi daerah, pemerintah pusat telah memberikan ruang kepada daerah untuk mengelola dan menentukan arah pembangunannya sendiri.

“Ruang yang membawa tanggung jawab besar, sekaligus peluang emas untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berpihak pada masyarakat,” kata Syaiful.

Kendati demikian lanjutnya, otonomi bukanlah tujuan akhir. Melainkan sebagai alat untuk mencapai cita-cita bersama, pemerintahan yang responsif, pembangunan yang merata, dan kesejahteraan yang dirasakan hingga ke pelosok desa.

“Saya meyakini, semangat otonomi tidak hanya hidup dalam regulasi dan struktur birokrasi. Tapi lebih penting lagi, ia hidup dalam komitmen dan kerja nyata kita sehari-hari sebagai aparatur pemerintah, sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya. (mara)

Moratorium Pembentukan DOB Dicabut? 4 Kabupaten Baru di Lampung Bakal Terwujud Menyusul Sungkai Bunga Mayang

nataragung.id – BANDAR LAMPUNG – Sinyal pencabutan moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) mulai menguat.

Komisi II DPR RI meminta Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri mempercepat draft naskah urgensi rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Penataan Daerah dan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Desain Besar Penataan Daerah (Desartada).

Poin itu menjadi salah satu kesimpulan
dari rapat dengar pendapat ((RDP) Komisi II DPR RI dengan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Kamis (24/4/2025).

Kesimpulan RDP Komisi II DPR RI dan Dirjen Otda Kemendagri yang berlangsung di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, itu dituangkan dalam surat yang ditandatangani Dirjen Otda Kemendagri, Prof. Dr. Akmal Malik, MSi, dan Ketua Rapat Zulfikar Arse Sadikin.

Adapun poin kesimpulan RDP itu diantaranya :

Pertama: Penyelesaian dengan secepatnya draft naskah urgensi rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Penataan Daerah dan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Desain Besar Penataan Daerah (Desartada) serta penerbitan peraturan pemerintah (PP) tersebut.

Hal itu untuk menjawab kebutuhan jumlah daerah otonomi dalam rangka percepatan pembangunan nasional melalui pembangunan daerah setelah melalui evaluasi dan kajian mendalam.

Kedua: Penataan daerah termasuk di dalamnya pembukaan moratorium pemekaran daerah dengan persyaratan, kriteria, dan indikator yang lebih ketat, jelas dan objektif sebagaimana peraturan perundang-undangan.

Pada Rabu (23/4/2025), DPRD Lampung telah menyetujui pembentukan calon Kabupaten baru Sungkai Bunga Mayang (SBM) di Lampung Utara. Persetujuan tersebut diambil melalui rapat paripurna DPRD Lampung.

Selain SBM, ada empat wilayah lainnya di Lampung yang mengirim sinyal ingin di mekarkan menjadi DOB. Diantaranya : Lampung Tenggara pemekaran dari Lampung Timur. Lalu Seputih Timur dan Seputih Barat Pemekaran dari Lampung Tengah dan Natar Agung yang kini berubah menjadi Bandar Negara pemekaran dari Lampung Selatan. (SMh)